Jumat, 16 Juli 2010

Kekuatan Terbesar Manusia Adalah: Pikiran


Jerry Wind (2007) dalam bukunya ‘The Power of Impossible Thinking’ mengatakan: “To change the world, we realized, you first need to change your thinking...” untuk mengubah dunia, yang perlu diubah terlebih dahulu adalah pikiran anda. Sudah terlalu banyak kita mendengar dari para motivator terkenal, yang mengatakan bahwa pikiran ataupun cara berpikir kita menentukan siapa diri kita, bahwa kita akan menjadi apa yang kita pikirkan, bahkan kita mampu mengubah dunia, sebagaimana diutarakan oleh Wind di atas.

Lalu bagaimanakah pikiran bekerja membantu kesuksesan seseorang?
Secara umum pikiran mendorong manusia untuk bertindak, apapun jenis pikiran tersebut, disadari ataupun tidak. Pikiran yang selalu diisi dengan hal-hal positip akan membuahkan yang positip, begitu pula sebaliknya.

Oleh karena itu kuasailah pikiran, manfaatkan sebesar-besarnya sebagai sumberdaya utama mencapai kesuksesan, dan milikilah target yang lebih tinggi untuk merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut. Pikirkanlan target baru untuk setiap tahap yang telah dicapai. Sebab target atau sasaran baru yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri kita untuk melaksanakan tindakan terarah dan konstruktif. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita akan lebih siap menghadapi setiap tantangan yang ada. Jika tindakan-tindakan baru yang lebih konstruktif dikerjakan hingga berulang-ulang, maka tanpa disadari kita sudah banyak melakukan hal-hal penting hingga kita tiba di anak tangga baru, dimana kita berhasil mencapai target yang didambakan.

Secara keseluruhan pikiran manusia terbagi dalam dua bagian, meliputi pikiran sadar dan bawah sadar. Pikiran sadar atau sering kita sebut sebagai benar-benar berpikir, ternyata hanya menguasai 12 % dari seluruh potensi manusia. Sedangkan sisanya, 88% dikuasai oleh pikiran bawah sadar. Oleh karena itu jika kita percaya bahwa pikiran menjadi sumber potensi diri manusia untuk mencapai kesuksesan, maka potensi pikiran alam bawah sadarlah yang perlu kita kelola secara maksimal.

Itulah mengapa dikatakan bahwa manusia mempunyai potensi yang sangat besar yang bersumber dari dalam pikiran bawah sadarnya.

Kekuatan pikiran bawah sadar itu dapat dibangkitkan melalui 2 cara, yaitu: Sugesti Positif dan visualisasi.


Sugesti Positif

Keinginan-keinginan kita merupakan informasi penting untuk pikiran bawah sadar. Sebab keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar menjadi daya dorong yang akan menggerakkan diri kita untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Keinginan yang sangat besar dan terekam dalam pikiran bawah sadar itulah yang dinamakan sugesti positif.

‘Keinginan diri’ seharusnya dilakukan dengan penuh rasa percaya, melibatkan emosi dalam diri, dilakukan penuh konsentrasi terhadap obyek yang positif, dan berulang-ulang sehingga memiliki efek ‘masukan’ positip dan kuat bagi alam bawah sadar. Selanjutnya, pikiran bawah sadar yang kita kelola inilah yang akan mendikte gerak-gerik tubuh kita, menginspirasi kita melakukan sesuatu lebih baik lagi, kreatif, dan lebih produktif. Patut diingat, pikiran bawah sadar juga memiliki kelemahan, yaitu ia tidak memiliki kemampuan memilah antara yang positif dan negatif. Oleh karena itu berilah hanya ‘asupan’ yang positif saja.


Energi yang dihasilkan dari sugesti positif itu dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan impian hidup kita. Mungkin hal ini akan dianggap aneh oleh orang lain. Tetapi itulah salah satu cara untuk mengubah diri dari dalam. Biasakan mendengar dan melaksanakan pola pikir positif dan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang konstruktif.

Visualisasi

Untuk mencapai sesuatu yang besar, Anda harus berani memiliki mimpi besar. Banyak orang takut bermimpi besar, karena takut gagal. Padahal, jikapun gagal meraih impian besar Anda, tidak akan ada yang dirugikan, termasuk Anda sendiri. Lalu mengapa takut? Sebaliknya, banyak sekali contoh orang-orang yang sukses besar, karena didahului oleh mimpi besar yang dimilikinya. Bila kita menginginkan sesuatu, maka pikiran bawah sadar akan menggambarkan apa yang didambakan itu. Dengan cara memvisualisasikan impian terlebih dahulu, Anda telah membantu alam bawah sadar menerjemahkan keinginan Anda yang telah dicetuskan dengan sugesti positif. Marcus Aurelius Antonius, seorang kaisar Romawi jaman dahulu mengatakan, “A man’s life is what his thought make of it - Kehidupan seseorang tergantung bagaimana ia memikirkannya. ”


Sesuatu yang selalu divisualisasikan dengan kuat akan mudah terekam dalam pikiran bawah sadar. Lalu muncul kekuatan pikiran tersebut, yang berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga tubuhpun bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh pikiran bawah sadar.


Tuhan Yang Maha Kuasa menganugerahkan potensi yang sama besar kepada manusia. Berikut ini beberapa langkah dalam memvisualisasikan impian, yaitu:

1. Mendefinisikan Impian 

Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau standar akan impian yang hendak dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian seolah-olah Anda sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah kita akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan akhirnya dapat meraih cita-cita.

2. Menentukan Target Waktu
Buatlah target kapan impian itu akan diwujudkan,sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segan-segan melakukan perubahan. Maka mulailah dari sekarang, Be the best, do the best, and then let God take care the rest! Jadilah yang terbaik, lakukan yang terbaik, biarlah Tuhan yang menentukan sisanya. Potensi yang kita miliki sangat sayang jika tidak dioptimalkan.

3. Melakukan Berulang-ulang

Melakukan berulang-ulang artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian itu akan tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah diterima oleh SCM (sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan diri kita untuk menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih kreatif.

Ketika ‘keinginan’ kita wujudkan dalam imajinasi, lalu kita visualisasikan, seolah kita berada dalam situasi yang kita inginkan, ternyata dapat melipatgandakan kekuatan dari pikiran bawah sadar. Ketika hal itu kita lakukan berulang-ulang, secara tidak langsung merangsang energi yang muncul dari bawah sadar kita. Energi ini mendorong kita lebih kreatif, produktif, dan penuh semangat mencapai target-target yang kita visualisasikan tadi. Begitulah seterusnya kekuatan pikiran bawah sadar bekerja dan dibangkitkan, hingga perubahan besar terjadi dalam diri kita.

1 komentar:

Komentar Anda sangat berguna bagi 'kemaslahatan' blog ini.Terima kasih atas partisipasinya.