Antara Kebenaran dan Pembenaran
Ada seorang pemuda, yang baru pulang ke kampung halamannya. Dia membawa sebuah miksroskop yang dibelinya di kota, dengan maksud akan ditunjukkan kepada semua orang di kampungnya, bahwa ada sebuah alat ajaib yang bisa membuat seseorang mengetahui sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Sesampainya di kampung, segera dia mengumpulkan teman-temannya di Pos Kamling desa, menunjukkan dan mengajarkan cara penggunaan mikroskop tersebut untuk melihat objek atau benda-benda apa saja yang menarik untuk diketahui detailnya hingga ukuran terkecil. Semua temannya senang mendapat kesempatan menggunakan alat tersebut, masing-masing telah mencoba melihat benda-benda kesayangannya untuk dilihat ada apa dibalik benda tersebut. Bunga-bunga, daun, kulit kayu, bahkan mobil-mobilan pun menjadi objek. Setelah puas bersama teman-temannya, pemuda itu pulang ke rumahnya dengan gembira bercampur bangga, karena telah dapat membuat teman-temannya takjub, bahkan orang sekampung gembira d...