Guru Terbaik Adalah Kegagalan Ketika Columbus gagal menemukan India, orang-orang Spanyol mentertawakannya sebagai orang gagal dan bego. Tetapi ia malah mengeluarkan pernyataan: “ Kalau saya tidak gagal dan berani tersasar, kalian tidak pernah menemukan jalan baru”. Orang-orang menjadi heran, kok si Columbus masih bisa senyum-senyum dan mengeluarkan pernyataan tadi? Columbus mendapat perintah langsung dari Ratu Isabel untuk menemukan wilayah yang bernama India, karena konon di sana terdapat rempah-rempah yang melimpah, yang menjadi komoditi andalan perdagangan di jaman itu. Didukung dengan puluhan kapal dan awaknya Christopher Columbus berlayar untuk menemukan India. Tetapi ternyata ia tersasar dan hanya menemukan Amerika Selatan, yang lalu kemudian ia sebut orang-orang di sana sebagai INDIAN. Ia merasa sudah menemukan India, karena di sana pun ada banyak rempah-rempah yang sangat dicari-cari orang kerajaan Spanyol. Karena tersa...
Mbah Marijan Foto: Yan Arif
Mungkin Anda pernah kebagian tempat duduk di samping Pintu Darurat di dalam sebuah pesawat? Jika Anda adalah orang yang dipandang sehat, lelaki, dewasa, dan tentu saja setuju dengan permintaan dari awak pesawat untuk duduk di situ, dan kebetulan duduk di situ atau di dekat situ, Anda akan mendapat tugas mulia dalam perjalanan penerbangan. Lalu, Anda akan diberi penjelasan sekitar tugas dan tanggung jawab Anda serta cara-cara menggunakan Pintu Darurat tersebut. Karena demikianlah kira-kira salah satu peraturan keselamatan penerbangan, penumpang wajib turut berpartisipasi dalam penyelamatan keadaan darurat penerbangan, khususnya yang berada dekat Pintu Darurat. Jadi orang yang duduk di dekat Pintu Darurat itu memiliki tugas yang sangat mulia. Suatu ketika, saat saya pulang dari suatu perjalanan dinas dari Jakarta menuju kampung saya, ada kejadian menarik sehubungan dengan cerita ...
Mengapa kita harus mengutuk kegelapan? Mengapa kita tidak menyalakan lilin saja? Mari kita sebarkan pikiran positip dan harapan, bukan keluh kesah dan saling menghujat. Sesungguhnya hidup ini berjalan utuh dan padu. Namun, karena keterbatasan akal kita, kita kemudian menatap hidup ini secara sepotong-sepotong. Hidup ini selalu dilihat secara fragmentatif dan terpecah. Oleh karena itu, wajar bila kita sering kali khawatir akan banyak hal yang dianggap menyusahkan kita. Padahal, kalu kita dapat melihatnya secara utuh, hidup ini demikian komplet dan meliputi seluruh aspek, yakni baik-buruk, susah-senang, dan seterusnya. Kalau kita dalam keadaan susah, kita mudah sekali marah dan tersinggung. Kita tidak mencoba melihat sisi lain dari kesusahan yang kita alami, seperti kegelapan yang menghampiri kita. Sadar atau tidak, kita tengah hidup dalam kegelapan selagi kita tidak menyalakan cahaya kehidupan. Bukankah ketika di kamar yang gelap, meski mata kita terbuka lebar, tetap saja kita t...